Teks Bacaan Surat Al Ma'arij dan Terjemahannya

Surat Al Ma'arij diturunkan di kota mekkah dan termasuk golongan surat surat makkiyah. Al Maarij jika diartikan berarti "Tempat-Tempat Naik". dinamakan Al Ma’aarij karena mengambil dari perkataan yang terdapat pada ayat ke 3 surat ini. surat ini sendiri merupakan surah ke 70 dalam Al Quran dan terdiri dari 44 ayat.

Sedangkan isi dan kandungan Qs Al Ma'arij sendiri menerangkan tentang kejadian kejadian pada hari kiamat, sifat sifat mansusia yang mendorongnya ke dalam api neraka, serta perintah bersabar kepada Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi gangguan dari orang orang kafir.

Silakan langsung anda simak lafadz dan bacaan surat Al-Ma'arij dalam versi tulisan arab lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar lebih bisa dipahami dan dimengerti makna dari masing masing ayatnya . . .

Baca Juga : Surat Al Hajj

surat maarij

Bacaan Surat Al-Ma'arij dan Artinya

Surat Al Ma'arij Arab

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ ﴿١﴾ لِّلْكَافِرِينَ لَيْسَ لَهُ دَافِعٌ ﴿٢﴾ مِّنَ اللَّـهِ ذِي الْمَعَارِجِ ﴿٣﴾ تَعْرُجُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ فِي يَوْمٍ كَانَ مِقْدَارُهُ خَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ ﴿٤﴾ فَاصْبِرْ صَبْرًا جَمِيلًا ﴿٥﴾ إِنَّهُمْ يَرَوْنَهُ بَعِيدًا ﴿٦﴾ وَنَرَاهُ قَرِيبًا ﴿٧﴾ يَوْمَ تَكُونُ السَّمَاءُ كَالْمُهْلِ ﴿٨﴾ وَتَكُونُ الْجِبَالُ كَالْعِهْنِ ﴿٩﴾ وَلَا يَسْأَلُ حَمِيمٌ حَمِيمًا ﴿١٠﴾يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ يَوَدُّ الْمُجْرِمُ لَوْ يَفْتَدِي مِنْ عَذَابِ يَوْمِئِذٍ بِبَنِيهِ ﴿١١﴾ وَصَاحِبَتِهِ وَأَخِيهِ ﴿١٢﴾ وَفَصِيلَتِهِ الَّتِي تُؤْوِيهِ ﴿١٣﴾ وَمَن فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا ثُمَّ يُنجِيهِ ﴿١٤﴾ كَلَّا ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ ﴿١٥﴾ نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ ﴿١٦﴾ تَدْعُو مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ ﴿١٧﴾ وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰ ﴿١٨﴾ إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا ﴿١٩﴾ إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا ﴿٢٠﴾ وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا ﴿٢١﴾ إِلَّا الْمُصَلِّينَ ﴿٢٢﴾ الَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ دَائِمُونَ ﴿٢٣﴾ وَالَّذِينَ فِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ مَّعْلُومٌ ﴿٢٤﴾ لِّلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ ﴿٢٥﴾ وَالَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿٢٦﴾ وَالَّذِينَ هُم مِّنْ عَذَابِ رَبِّهِم مُّشْفِقُونَ ﴿٢٧﴾ إِنَّ عَذَابَ رَبِّهِمْ غَيْرُ مَأْمُونٍ ﴿٢٨﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ﴿٢٩﴾ إِلَّا عَلَىٰ أَزْوَاجِهِمْ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ ﴿٣٠﴾ فَمَنِ ابْتَغَىٰ وَرَاءَ ذَٰلِكَ فَأُولَـٰئِكَ هُمُ الْعَادُونَ ﴿٣١﴾ وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ ﴿٣٢﴾ وَالَّذِينَ هُم بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ ﴿٣٣﴾ وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ ﴿٣٤﴾ أُولَـٰئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُّكْرَمُونَ ﴿٣٥﴾ فَمَالِ الَّذِينَ كَفَرُوا قِبَلَكَ مُهْطِعِينَ ﴿٣٦﴾ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِينَ ﴿٣٧﴾ أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٍ ﴿٣٨﴾ كَلَّا ۖ إِنَّا خَلَقْنَاهُم مِّمَّا يَعْلَمُونَ ﴿٣٩﴾ فَلَا أُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغَارِبِ إِنَّا لَقَادِرُونَ ﴿٤٠﴾ عَلَىٰ أَن نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ ﴿٤١﴾ فَذَرْهُمْ يَخُوضُوا وَيَلْعَبُوا حَتَّىٰ يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ الَّذِي يُوعَدُونَ ﴿٤٢﴾ يَوْمَ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ سِرَاعًا كَأَنَّهُمْ إِلَىٰ نُصُبٍ يُوفِضُونَ ﴿٤٣﴾ خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۚ ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِي كَانُوا يُوعَدُونَ ﴿﴾٤٤

Terjemahan Surat Al Maarij

Dengan menyebut nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang.

1. Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi,

2. Untuk orang-orang kafir, yang tidak seorangpun dapat menolaknya,

3. (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.

4. Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun .

5. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

6. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil).

7. Sedangkan kami memandangnya dekat (pasti terjadi).

8. Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak.

9. Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang beterbangan),

10. Dan tidak ada seorang teman akrabpun menanyakan temannya,

11. Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya.

12. Dan isterinya dan saudaranya,

13. Dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).

14. Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.

15. Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak,

16. Yang mengelupaskan kulit kepala,

17. Yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).

18. Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya .

19. Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

20. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,

21. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,

22. kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat,

23. yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya,

24. dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,

25. bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

26. dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

27. dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhannya.

28. Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

29. Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

30. kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak-budak yang mereka miliki maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

31. Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

33. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

34. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.

35. Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.

36. Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

37. Dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?

38. Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh keni'matan?,

39. Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani) .

40. Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

41. Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

42. Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebathilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,

43. (yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),

44. dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.  

Selesain sudah artikel tentang bacaan surat Al Maarij dan terjemahannya kali ini. semoga bermanfaat serta menjadikan kita semua semakin giat dan istiqomah dalam membaca ayat ayat suci Al-Quran. wallahu a'lam.

Suka dengan artikel ini? bagikan

FacebookGoogle+ Twitter

Posting Komentar

Artikel Pilihan